Fire Alarm Dipublikasikan

Apa Itu Fire Alarm System? Komponen dan Cara Kerjanya

Fire alarm system mendeteksi kebakaran sejak dini dan memberi peringatan kepada penghuni. Kenali komponen dan jenis sistemnya.

Panel fire alarm dengan indikator zona

Fire alarm system adalah sistem yang mendeteksi tanda-tanda kebakaran sejak dini dan memberi peringatan kepada penghuni gedung agar dapat segera mengambil tindakan, baik memadamkan api pada tahap awal maupun melakukan evakuasi. Di Indonesia, instalasi alarm kebakaran di tempat kerja diatur antara lain dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER.02/MEN/1983 tentang Instalasi Alarm Kebakaran Automatik.

Komponen utama fire alarm system

1. Panel kontrol (MCFA)

Panel fire alarm adalah pusat kendali yang menerima sinyal dari perangkat deteksi dan input, menunjukkan lokasi kejadian, lalu mengaktifkan perangkat peringatan.

2. Perangkat deteksi

Perbedaan keduanya dibahas lengkap di artikel Perbedaan Smoke Detector dan Heat Detector.

3. Perangkat input manual

Manual call point atau break glass memungkinkan siapa pun yang melihat kebakaran untuk langsung mengaktifkan alarm.

4. Perangkat peringatan

5. Kabel, terminal, dan catu daya

Seluruh perangkat terhubung ke panel melalui kabel, terminal box, dan MDF. Panel dilengkapi baterai cadangan agar tetap berfungsi saat listrik padam.

Cara kerja fire alarm system

  1. Detektor merasakan asap atau panas, atau seseorang menekan manual call point.
  2. Sinyal dikirim ke panel kontrol.
  3. Panel menampilkan lokasi atau zona kejadian.
  4. Panel mengaktifkan bell, sounder, dan lampu peringatan.
  5. Bila terintegrasi, panel juga dapat memicu sistem lain, misalnya sistem pemadam gas, pompa, atau pemutus tertentu sesuai desain.

Sistem conventional dan addressable

AspekConventionalAddressable
Identifikasi lokasiPer zona (kelompok detektor)Per perangkat, setiap detektor punya alamat
PengkabelanSatu jalur per zonaLoop yang melayani banyak perangkat
Cocok untukBangunan kecil hingga menengahBangunan besar dan kompleks
Investasi awalLebih rendahLebih tinggi

Sebagai contoh, katalog kami mencakup panel conventional 4 dan 8 zone hingga panel addressable dengan beberapa loop. Pemilihan jenis panel bergantung pada ukuran gedung, jumlah perangkat, dan kebutuhan pemantauan.

Perencanaan dan pengujian

Jumlah dan jarak detektor, pembagian zona, serta penempatan perangkat peringatan ditentukan dalam perencanaan sistem dengan mengacu pada peraturan dan standar seperti SNI 03-3985-2000 dan NFPA 72. Setelah terpasang, sistem perlu diuji secara berkala, termasuk pengujian detektor menggunakan smoke detector tester.

Konsultasikan kebutuhan Anda

Tim kami dapat membantu memilih jenis panel dan perangkat yang sesuai, serta melayani instalasi dan pemeliharaan sistem.